Sabtu, 30 Juli 2011

Indonesia Punya Rekor Buruk Lawan Iran

Rekor pertemuan Indonesia dengan Iran yang akan menjadi lawan di Grup E putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 tidaklah bagus. Sedangkan rekor pertemuan dengan Bahrain dan Qatar sedikit lebih baik.

Dari tiga pertemuan melawan Iran, Indonesia menelan dua kekalahan dan meraih sekali imbang. Pertemuan pertama terjadi di Asian Games 1966, tepatnya 15 Desember 1996. Saat itu Indonesia kalah 1-0 di laga Grup 2.

Pertemuan selanjutnya berlangsung di Asian Games 1970. Saat itu tim Merah Putih sukses menahan imbang Iran 2-2. Pertemuan terakhir kedua negara terjadi di Kualifikasi Piala Asia 1984 Grup 1, dan Indonesia kembali menelan kekalahan 1-0 dari Iran.

Rekor pertandingan melawan Qatar tidak jauh berbeda. Namun, setidaknya dari empat pertemuan dengan tuan rumah Piala Dunia 2022 itu, Indonesia sempat meraih kemenangan pada Piala Asia 2004 Grup A. Ketika itu Indonesia menang 2-1 lewat gol Budi Sudarsono dan tendangan keras Ponaryo Astaman.

Rekor lebih baik dimiliki Indonesia jika menghadapi Bahrain. Dari lima pertemuan, Indonesia lebih unggul dengan meraih dua kemenangan. Satu-satunya kekalahan dari Bahrain dirasakan tim Garuda ketika Piala Asia 2004 Grup A dengan 3-1. Terakhir Indonesia sukses mengalahkan Bahrain 2-1 di Piala Asia 2007 melalui gol Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Kini Indonesia kembali harus bertemu ketiganya setelah tergabung di Grup E dengan Iran, Qatar dan Bahrain dalam putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia.

Indonesia menjalani laga pertama Grup E dengan bertandang ke Iran pada 2 September 2011. Setelah itu Indonesia akan menjamu Bahrain pada 6 September 2011 dan menjamu Qatar pada 11 Oktober 2011.

Di laga keempat, Indonesia akan dijamu Qatar pada 11 November 2011. Setelah itu giliran Indonesia yang menjamu Iran pada 15 November 2011. Pada laga terakhir Grup E, Firman Utina dan kawan-kawan akan bertandang ke Bahrain pada 29 Februari 2012. Dua tim teratas di Grup E akan melangkah ke putaran keempat Pra Piala Dunia 2014 zona Asia.

Rekor Pertemuan Indonesia


Lawan Iran

Indonesia 0-1 Iran, Asian Games 1966 Bangkok, 15 Desember 1966
Indonesia 2-2 Iran, Asian Games 1970 Bangkok, 12 Desember 1970
Indonesia 0-1 Iran, Kualifikasi Piala Asia 1984 Grup 1 di Jakarta, 1983

Lawan QatarIndonesia 1-1 Qatar, Asian Games 1986 Seoul, 22 September 1986
Qatar 3-1 Indonesia, Kualifikasi Piala Dunia 1994 Doha, 9 April 1993
Indonesia 1-4 Qatar, Kualifikasi Piala Dunia 1994 Singapura, 24 April 1993
Indonesia 2-1 Qatar, Piala Asia 2004 Grup A, 18 Juli 2004

Lawan BahrainIndonesia 3-2 Bahrain, Piala Presiden Korea Selatan, Agustus 1980
Indonesia 1-1 Bahrain, Piala Presiden Korea Selatan, Agustus 1982
Indonesia 0-0 Bahrain, Kualifikasi Piala Asia 1988 Jakarta, 1987
Indonesia 1-3 Bahrain, Piala Asia 2004 Grup A, 25 Juli 2004.
Indonesia 2-1 Bahrain, Jakarta Piala Asia 2007, 10 Juli 2007

Blanc: Spanyol Favorit di Grup I

Laurent Blanc menanggapi hasil drawing Pra Piala Dunia 2014 zona Eropa di mana Prancis berada satu grup dengan juara dunia Spanyol di Grup I.

Dalam drawing Pra Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Rio di Janeiro dinihari tadi, Minggu 31 Juli 2011, Prancis mendapat hasil yang cukup berat. Les Blues harus berada di Grup I, tergabung dengan juara dunia Spanyol, Georgia, Belarusia dan Finlandia.

Menanggapi hasil tersebut, Blanc mengaku lega. Pasalnya, dengan demikian Prancis mengetahui tim mana yang harus diwaspadai di grup.

"Ini sangat menarik bisa satu grup dengan yang terbaik (Spanyol). Setidaknya sudah jelas siapa yang bisa kami beri predikat unggulan, dengan adanya juara dunia dan juara Eropa di grup kami," ujar Blanc seperti dilansir fifa.com.

Menanggapi peluang Prancis, mantan pelatih Girondins Bordeaux itu yakin Karim Benzema dan kawan-kawan memiliki peluang untuk menjadi juara grup dan lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2014.

"Saya akan bohong jika menyebut ini grup yang mudah, jauh dari mudah, tapi Anda bisa menyelesaikan tugas Anda.  Prancis punya peluang jika kami bermain agresif seperti biasa. Melalui pertandingan seperti ini akhirnya kami bisa berkembang," tegas Blanc.

MU Libas Barcelona

Meski hanya sekedar laga uji coba, Manchester United akhirnya bisa menuntaskan dendam saat menghadapi Barcelona dalam laga pra musim mereka di Washington, Amerika Serikat, Minggu, 31 Juli 2011 pagi ini.

The Red Devils mampu mengalahkan El Barcadengan skor 2-1. Musim lalu, di partai final Liga Champions, MU kalah di tangan Barcelona dengan skor 3-1.

Kedua tim mengawali laga dengan tampil agresif. Baik MU dan Barcelona sama-sama saling menekan.

Namun, pasukan Sir Alex Ferguson terlebih dahulu mampu menjebol gawang Barcelona yang dikawal kiper Victor Valdes. Gol pertama MU dicetak oleh Nani pada menit ke-22. Hasil 1-0 ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona yang tertinggal 1-0 terus meningkatkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-70 Barcelona mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol Barcelona dicetak oleh Thiago Alcantara lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Bola tendangan Thiago yang melengkung tidak mampu dijangkau oleh kiper De Gea.

Sebelum laga usai, lewat skema serangan balik, MU kembali unggul lewat gol striker veterannya, Michael Owen di menit 76. Owen yang musim lalu selalu dibekap cedera mampu memperdayai kiper Valdes.

Keunggulan MU terus bertahan hingga laga usai. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan MU

Susunan pemain


Barcelona: Valdes; Fontas (Armando 73), Abidal (Iván Balliu 73'), Alcantara, Keita; Busquets, Iniesta (Martí Riverola 77), dos Santos; Villa (Carlos Carmona 62), Pedro (Espinosa), Afellay (Isaac Cuenca 43).

Manchester United: De Gea; Evra (Chris Smalling 45), Vidic (Phil Jones 78), Evans, Rafael (Fabio 17); Cleverly, Anderson (Michael Owen 45), Young (Gabriel Obertan 63), Nani; Rooney, Welbeck (Mame Biram Diouf 78);

Gerrard Absen Hingga September



Liverpool tidak akan diperkuat kapten Steven Gerrard di awal musim. Gerrard mengalami infeksi dan baru bisa tampil September 2011 mendatang.

Infeksi yang dialami Gerrard berhubungan dengan cedera paha yang sudah lama dialaminya. Pihak Liverpool menegaskan saat ini gelandang tim nasional Inggris tersebut mulai pemulihan menggunakan anti-biotik di rumah sakit, Sabtu 30 Juli 2011.

"Steven Gerrard hari ini memulai perawatan anti-biotik untuk memulihkan infeksi yang berhubungan dengan cedera pahanya. Dia akan tetap berada di rumah sakit beberapa kali hingga prosedur pemulihan selesai," demikian pernyataan resmi Liverpool.

"Sang pemain akan kembali ke Melwood untuk melanjutkan program rehabilitasi dan diharapkan bisa membela Liverpool pada September."

Musim lalu Gerrard harus menyelesaikan musimnya lebih cepat karena cedera paha. Gelandang 31 tahun itu sudah tidak bermain sejak Maret 2011.

Cedera ini membuat Gerrard harus absen membela Liverpool di sejumlah pertandingan awal Premier League musim ini melawan Sunderland, Arsenal dan Bolton Wanderers. Selain absen membela The Reds, Gerrard juga tidak bisa membela timnas Inggris di Kualifikasi Piala Eropa 2012 melawan Bulgaria dan Wales.

Arsenal Ditahan Boca, Wenger Santai

Arsene Wenger tidak terlalu kecewa meski Arsenal membuang keunggulan dua gol saat ditahan 2-2 oleh Boca Juniors dalam laga pertama Emirates Cup, Sabtu 30 Juli 2011.

Arsenal sepertinya akan menang setelah unggul 2-0 hingga menit ke-47 atas Boca Juniors berkat gol Robin van Persie dan Aaron Ramsey. Namun, pertahanan yang rapuh di akhir babak kedua membuat Boca Juniors berhasil menyamakan kedudukan melalui Lucas Viatri dan Pablo Mouche.

Wenger mengaku Arsenal tidak mengalami masalah pertahanan, seperti yang dialami musim lalu. Meski begitu, arsitek asal Prancis itu menilai ada hal yang perlu dibenahi dalam permainan The Gunners.

"Anda tidak pernah ingin kebobolan, tapi secara keseluruhan saya nilai itu tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah kami mendapatkan ritme permainan yang kolektif. Kami harus membenahi beberapa hal, terutama bagaimana caranya memenangkan bola," ujar Wenger seperti yang dilansir Sky Sports.

Wenger kemudian memuji striker anyar Gervinho yang menjadi kreator gol pertama Arsenal yang dicetak Robin van Persie.

"Gervinho adalah pembelian yang bagus untuk skuad kami. Dia sangat menarik, karena dia memberi kami pilihan bagi di kedua sisi dan tengah. Dia beradaptasi baik dengan tim," papar Wenger.

MU Gagal Dapatkan Sneijder dan Nasri


Direktur Eksekutif Manchester United, David Gill, memastikan usaha klubnya untuk mendapatkan Wesley Sneijder dan Samir Nasri menemui jalan buntu.

Pekan lalu, Sneijder dan Nasri dikabarkan akan segera berlabuh di Old Trafford. Bahkan Sneijder siap meninggalkan Inter Milan dan dikabarkan sudah membeli rumah di Manchester.

Namun, Gill menegaskan usaha MU untuk mendapatkan Sneijder dan Nasri gagal. Gill mengaku saat ini The Red Devils sedang tidak aktif di bursa transfer meski baru akan ditutup 31 Agustus. Meski begitu Gill tidak menutup kemungkinan dalam satu bulan ke depan akan ada pemain anyar lainnya yang berlabuh di Old Trafford.

Ditanya mengenai transfer Sneijder dan Nasri, Gill menjawab, "Kami tidak melanjutkan negosiasi itu. Saya tidak melakukan apa pun saat ini, jadi negosiasi yang ada berakhir buntu."

"Tapi, yang terpenting adalah Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Saya sudah lama di dunia sepakbola. Mungkin akan ada pemain yang bisa ditransfer, dan kami akan bilang kalau kami tertarik," lanjut Gill kepada Guardian.

MU berusaha mendapatkan Sneijder dan Nasri untuk mengisi lini tengah sepeninggalan Paul Scholes yang memutuskan pensiun. Sejak ini The Red Devils sudah melakukan tiga pembelian, yakni Phil Jones, David de Gea dan Ashley Young.

Kamis, 28 Juli 2011

Riedl: Saya Yakin Indonesia Menang 3-0

VIVAnews - Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl masih mau memberikan prediksi meski baru saja dipecat dari jabatannya oleh PSSI. Menurut Riedl, Indonesia akan menang telak.

Pelatih asal Austria ini sangat yakin Firman Utina cs mampu meladeni perlawanan Turkmenistan dalam laga leg 2 di ajang Prakualifikasi Piala Dunia 2014. Bahkan, Riedl sangat optimis mantan tim asuhannya itu bisa mencetak 3 gol dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, mulai pukul 19.00 WIB nanti.

"3-0 sure, I believe it (Saya yakin Indonesia menang 3-0)," ujar Riedl singkat kepada wartawan seusai melakukan pertemuan dengan PSSI di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis 28 Juli 2011.

Riedl tahu pasti kapasitas mantan tim asuhannya itu. Karena ia yang meletakkan fondasi permainan Tim Merah Putih, meski kini tim itu dilatih oleh Wim Rijsbergen.

Pelatih anyar hanya punya waktu sekitar 10 hari mempersiapkan Timnas. Sedangkan Riedl telah setahun menukangi Tim Merah Putih.

Sementara itu, mengenai hasil pertemuannya dengan PSSI, Riedl mengaku belum mencapai kesepakatan apapun. Rencananya, pertemuan lanjutan akan dilaksanakan besok untuk membahas pemutusan kontrak Riedl oleh PSSI.

Calo: Penonton Tak Seramai Piala AFF

 Animo penonton di laga Indonesia melawan Turkmenistan rupanya tak seramai saat Piala AFF lalu. Hal itu juga diakui beberapa calo tiket yang sejak pagi menyebar di seputar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Seperti biasanya, di setiap laga kandang timnas Indonesia selalu diwarnai keberadaan penjual tiket tak resmi ini. Para calo tiket langsung menempel saat Anda mendekati SUGBK. Namun kali ini, peran calo tiket sedikit tergerus dengan animo penonton yang tak seramai ajang Piala AFF lalu.

"Beda jauh sama Piala AFF lalu. Sampai jam 3 sore saja, tiket saya belum ada yang terjual," ujar salah satu calo tiket, Yohan kepadaVIVAnews.
Padahal, laga Lawan Turkmenistan kali ini sebenarnya lebih bergengsi dibanding Piala AFF. Duel leg 2 mulai pukul 19.00 WIB nanti akan menentukan perjalanan Tim Merah Putih menuju Piala Dunia 2014 di Brasil.

"Mungkin karena Turkmenistan belum akrab di telinga penonton kita. Padahal, ini pertandingan kelas dunia bukan hanya se-Asia Tenggara," lanjut bapak yang telah berusia 60 tahun itu.

Hal senada juga diakui Firman yang telah 10 tahun menjadi calo tiket. "Jauh banget sama Piala AFF. Mungkin juga karena masih pada kerja. Ya, semoga nanti menjelang pertandingan banyak yang nyari," ujar pria yang mengaku baru mampu menjual satu tiket VIP itu.

Untuk harga tiket, para calo menjual tiket dengan kelas-kelas berbeda. Untuk tribun VIP, Yohan menjual tiket seharga Rp500 ribu. Sedangkan kelas termurah kategori III seharga Rp30 ribu.

Hari ini, Kamis 28 Juli 2011, pihak penyelenggara mengaku akan menjual sebanyak 27 ribu tiket. Itu untuk 6 kategori yakni VVIP, VIP Timur, VIP Barat, Kategori I, Kategori II dan Kategori III.

Bagi suporter yang belum memiliki tiket atau belum memesan tiket dapat melakukan pembelian langsung di dua lokasi pada hari ini yaitu di Plaza Utara dan Plaza Timur.

PSSI - Alfred Riedl Gelar Pertemuan Tertutup

PSSI hari ini membahas kelanjutan nasib kontrak mantan pelatih timnas Alfred Riedl di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Sayang, pertemuan ini digelar tertutup dan tidak bisa diliput oleh wartawan. 

"Atas permintaan pihak PSSI, pertemuan tertutup untuk peliputan media," ujar staf Hotel Ritz Carlton, Dodik kepada wartawan, siang tadi.

Kabarnya, pertemuan dengan Alfred Riedl dan Wolfgang Pikal ini, akan dihadiri oleh Waketum PSSI, Farid Rahman, Sekjen PSSI, Tri Goestoro, Wasekjen PSSI, Tondo Widodo dan Koordinator Timnas, Bob Hippy.

Tri saat dihubungi sebelumnya mengaku ingin segera menyelesaikan permasalahan yang menjadi buntut pemecatan Riedl. Meski demikian, Tri masih enggan membeberkan lebih jauh mengenai  isi pertemuan.

"Bagaimana pun juga, permasalahan ini harus diselesaikan. Mengenai apa saja yang akan dibicarakan pada pertemuan nanti belum bisa kami sampaikan sekarang. Tunggu saja setelah kami bertemu dengan Riedl," ujar Tri.

Pertengahan Juli lalu, PSSI memutuskan untuk mendepak Riedl dari kursi pelatih timnas Indonesia. Padahal sesuai yang surat kontrak yang ditandatanganinya, Riedl masih menjabat hingga 6 Mei 2012.

PSSI beralasan jika selama ini pihaknya tidak pernah mengikat kontrak dengan Riedl. Perjanjian kerja yang ditandatangani Riedl hanya bersifat personal saja.

Pernyataan ini dibantah Riedl. Menurutnya, kontrak yang ditandatangani dengan PSSI adalah sah dan tidak bersifat personal. Riedl lalu kemudian meminta PSSI untuk segera menyelesaikan pembayaran sisa kontraknya.

Permintaan ini dilayangkan Riedl melalui surat yang dibawa asistennya Pikal ke kantor PSSI beberapa waktu lalu. Dalam suratnya, pelatih berusia 61 tahun itu mengancam akan melapor ke FIFA bila PSSI tidak memberikan haknya.

Indonesia & Turkmenistan Selisih Satu Tingkat

Peringkat Indonesia di pentas sepak bola dunia kembali melorot. Meski baru saja menahan imbang Turkmenistan 1-1 di Ashgabat, Sabtu, 23 Juli lalu, FIFA hanya menempatkan Indonesia di posisi 137 dengan 183 poin.

Dibanding bulan lalu, Indonesia justru melorot lima peringkat. Sebaliknya, Turkmenistan justru kini hanya berjarak satu peringkat dari Indonesia. Pasukan Yazguly Hojageldiyev naik hingga 5 peringkat ke urutan 138.

Indonesia akan berhadapan dengan Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Juli 2011. Pertandingan ini merupakan leg kedua Pra Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia.

Di awal tahun 2011, Indonesia sempat berada di rangking 126. Hingga saat ini, Indonesia sudah turun 11 peringkat dibanding Januari lalu.

Peringkat terbaik yang pernah diraih Indonesia adalah pada September 1998. Saat itu Indonesia sempat nagkring di urutan 76 dunia. Sedangkan peringkat terburuk yang diraih timnas adalah peringkat 153 pada Desember 2006.

Selama ini Indonesia tata-rata berada di peringkat 112 FIFA.

Sementara itu, di posisi tiga besar, tak ada perubahan dibanding bulan lalu. Spanyol masih menempati urutan pertama dengan 1588 poin, disusul Belanda (1542), dan Jerman (1305). Lonjakan besar dialami Uruguay usai merebut Copa America 2011. Uruguay kini naik 13 peringkat ke posisi 5.


Peringkat FIFA per Juli 20111. Spanyol
2. Belanda
3. Jerman
4. Brasil
5. Uruguay
6. Inggris
7. Portugal
8. Italia
9. Kroasia
10. Argentina
  ....
16. Jepang
....
23. Australia
....
119. Thailand
....
131. Singapura
132. Republik Dominika
....
136. Nepal
137. Indonesia
138. Turkmenistan
139. Ethiopia

Peringkat Indonesia Tahun 2011Januari 126
Februari 129
Maret 129
April 130
Mei 130
Juni 132
Juli 137

Rahmad: Jangan Terlalu Percaya Diri


Laga hidup mati akan dilakoni oleh tim nasional Indonesia pada leg kedua menghadapi Turkmenistan dalam laga Pra Kualifikasi Piala Dunia (PPD) 2014, Kamis, 28 Juli 2011.
Tim Merah Putih mempunyai peluang lebih besar karena bermain di kandang sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Apalagi, pada leg pertama di kandang Turkmenistan, Indonesia mampu menahan imbang, 1-1.
Meski demikian, Indonesia tidak boleh terlalu percaya diri. Indonesia diharapkan harus tetap fokus dan tidak terpengaruh dengan hasil di laga pertama.

"Kami tidak akan memprediksi apapun, tugas pelatih dan pemain hanya bekerja agar tim bermain baik dan berusaha untuk menang," kata Asisten pelatih tim nasional Indonesia, Rahmad Darmawan usai memimpin latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu, 27 Juli 2011.

Rahmad berharap, anak-anak asuhnya dapat tetap konsentrasi jelang laga besok. Dia tidak ingin, di kandang sendiri Indonesia justru tampil buruk.

"Yang kami tekankan adalah anak-anak agar menjauhkan dari sikap over confidence. Meski kami bisa mencuri poin di sana (Ashgabat), tapi jajaran pelatih menginginkan pemain tetap fokus pada pertandingan besok," harap Rahmad.

Mantan pelatih Sriwijaya FC ini juga ingin dukungan ribuan suporter Indonesia besok tidak menjadi beban anak asuhnya. Dukungan para suporter seharusnya bisa menjadi motivasi tambahan untuk mereka.

"Penonton bagian penting untuk men-support mereka. Dan seharusnya dengan dukungan para suporter, bukan menjadi suatu beban," ujarnya.

Turkmenistan Jajal Stadion GBK

Sementara itu, sore tadi, Timnas Turkmenistan menjalani latihan terkahir dengan menjajal rumput Stadion Gelora Bung Karno. Pada hari sebelumnya, tim Turkmenistan menggelar latihan di Lapangan C Senayan.

Tim berjuluk The Green ini mulai menggelar latihan sejak pukul empat sore tadi. Gouchgulyev Gochguley cs terlihat hanya melakukan game ringan dengan menggunakan setengah lapangan.

Untuk mengantisipasi kejutan yang akan ditampilkan Turkmenistan besok, Rahmad Darmawan menuturkan jajaran pelatih telah melakukan pengamatan dari rekaman pertandingan Leg pertama 23 Juli lalu.

"Kami sudah melihat rekaman saat Indonesia melawan Turkmenistan kemarin. Ada pemain kunci meraka yang sudah masuk dalam observasi kami untuk dilakukan langkah antisipasi," tandas Rahmad.

Irfan Bachdim Berpeluang Diturunkan di Leg II


Asisten Pelatih tim nasional, Rahmad Darmawan mengaku seluruh anak asuhnya berada dalam kondisi siap tempur jelang laga melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 28 Juli 2011.
Beberapa pemain yang sebelumnya tidak diturunkan di leg pertama berpeluang dimainkan di leg kedua. Salah satu pemain yang berpeluang adalah striker blasteran Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim.

"Kami melihat semua pemain siap bermain, hanya Kurnia Meiga yang dalam kondisi sakit dan masih dalam tahap pemulihan. Sedangkan pemain yang lain tidak ada masalah," ujar Rahmad Darmawan.

Dengan situasi seperti ini, menurut Rahmad, terbuka peluang bagi seluruh pemain untuk diturunkan. Dan tidak menutup kemungkinan ada perubahan komposisi pemain yang akan dimainkan dalam laga besok.
Bahkan, Rahmad telah mengisyaratkan akan ada perubahan komposisi di lini depan yang saat ini dihuni sedikitnya lima pemain. Menurut dia, kelima pemain itu sama-sama berpeluang untuk dimainkan.

"Semua siap untuk main. Siapa pun bisa kami mainkan. Apakah itu Gonzalez, Boaz, Irfan, Bepe dan Sinaga," ujar Rahmad.
Namun, Rahmad masih enggan membeberkan ke publik siapa pemain yang akan akan menjadi starter di lini depan. Ia menegaskan, pemain yang dalam kondisi terbaiklah yang akan diturunkan.

"Kami lihat besok sesuai dengan siapa pemain yang dalam kondisi terbaik. Selanjutnya akan ditentukan sistem apa yang kami mainkan," tandasnya.
Pada leg pertama, lini depan tim Merah Putih diisi oleh Boaz Salossa dan Cristian Gonzales. Sedangkan Bachdim memang tidak ikut serta di leg pertama karena waktu itu ia masih mengalami cedera.

2.400 Polisi Jaga Laga INA-Turkmenistan

Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mengerahkan 2.400 personel gabungan untuk mengamankan laga Pra Piala Dunia antara Timnas Indonesia melawan Turkmenistan pada leg 2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, hari ini Kamis, 28 Juli 2011.

Kepala Bagian Operasional Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sujarno mengatakan, 2.400 personel akan diterjunkan secara bertahap. Mulai dari pagi saat terjadi antrean tiket, hingga menjelang pertandingan berlangsung.

"Pagi hari diterjunkan untuk mengamankan pembelian tiket. Lalu pukul 15.00 WIB, baru diterjunkan secara keseluruhan," ujar Sujarno kepada VIVAnews.com. 

Dijelaskan Sujarno, guna mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, Polda juga menurunkan Mobil Baracuda dan Water Canon yang juga akan di tempatkan sejak pagi hari. Sementara itu, mengenai pengalihan arus kendaraan di sekitar kawasan Senayan, belum bisa dipastikan

"Sifatnya situasional saja, kalau terlihat akan padat, baru dialihkan agar tidak menumpuk," katanya.

Pada leg pertama di kota Ashgabat, Sabtu, 23 Juli 2011 lalu, Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Turkmenistan 1-1. Indonesia sempat tertinggal lewat gol Krendelev Vyaceslav, sebelum akhirnya dibalas dengan gol Muhammad Ilham. Di leg kedua ini, Indonesia hanya butuh hasil imbang 0-0 untuk melaju ke babak selanjutnya.